Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2018
Semesta Bermajas Oleh: Rini Febriani Sari 1/ Aku dikembalikan pada renjana padang sahara. Mendengkur dengan unta di balik siluet bayangan cahaya matahari mengenai tubuh.   Dibawa pergi riuh angin tak pernah lembut   menyapa.   Lalu pasir ikut bersamanya mengenai katup mata hingga mengering.   Menasbihkan setiap benih kekalutan beriring. 2/ Sekarang kurapihkan semua kekusutan yang terjadi saat itu.   Nyatanya aku nangis darah, mengeluarkan butir pasir   menjadi gumpalan kecemasan.   Sendu kurasa dalam tekad mencarimu di luasnya tanah membawa harap menjadi debu.   3/ Dulu, rerumputan menjadi saksi diamnya kita dalam senyap sekala. Kemudian desau itu menarik jariku untuk menyatu dan menengadah dalam harap serah. Tiada kekeringan diantara hijaunya kedamaian.   4/ Hutan memberi selaksa dalam sengitnya semak rusuh. Kau, aku, adalah gebu yang menyaksikan detik-detik satu daun berjatuhan.   Lalu bumi terselimuti resah dan b...